Login

Login  

   

Pembelajaran Interaktif  

   
   

Tata Tertib

 

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

DINAS PENDIDIKAN

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 13 SSN

Jalan Tirtayasa Raya Blok O/I Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12160  NIS : 200070, Telp. (021) 7262939, Fax. (021) 72799887

e-mail : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.   website : www.smpn13-jkt.sch.id

 

 

 

TATA TERTIB SISWA SMP NEGERI 13 JAKARTA

 

A.UMUM

Tata Tertib Siswa adalah ketentuan yang mengatur semua kegiatan siswa di SMP Negeri 13 dalam bentuk pembiasaan sikap dan perilaku yang santun, tertib, disiplin, peduli dan bertanggung jawab guna tercapainya hasil pembelajaran yang berkualitas.

Tata Tertib Siswa ini berisi tentang hak-hak siswa, kewajiban siswa, larangan siswa dan sanksi-sanksi bagi siswa yang melanggar tata tertib.

 

B.    HAK-HAK SISWA

Selama masih menjadi siswa SMP Negeri 13 Jakarta secara sah, maka mendapatkan hak-hak sebagai berikut :

1.    Mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan baik

2.    Berbuat sesuatu yang berguna untuk memajukan diri sendiri,

     sekolah maupun Organisasi Intra Sekolah

3.  Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan

     bakat yang dimilikinya sesuai dengan kegiatan ekstrakurikuler

     yang ada di SMP Negeri 13

4.    Mendapatkan informasi, bimbingan, kasih sayang atau

     perhatian dan perlindungan dari sekolah melalui Wali Kelas,

     guru BK, Guru dan Karyawan SMP Negeri 13 secara adil.

 

C.    KEWAJIBAN SISWA

Selama masih menjadi siswa SMP Negeri 13 Jakarta secara sah, maka mempunyai kewajiban sebagai berikut :

1.     Mentaati tata tertib yang ada.

2.  Bersikap sopan dan santun terhadap orang tua, kepala sekolah,

     guru, karyawan  serta  sesama siswa, baik di lingkungan

     sekolah maupun di luar sekolah.

3.  Peduli terhadap lingkungan sekolah dan bertanggung jawab

     terhadap kebersihan, keindahan, kenyamanan, dan ketertiban

     kelasnya.

4.  Memelihara kebersamaan dan kerukunan, menghindari

     pertikaian, dan tidak terpancing hasutan dari pihak yang tidak

     bertanggung jawab yang dapat menimbulkan pertikaian.

5.    Menggunakan pakaian seragam sekolah dengan ketentuan :

a.  Pakaian seragam untuk putra adalah celana panjang,

     menutup mata kaki dengan model yang wajar sesuai

     ketentuan, kemeja sesuai dengan ketentuan.

     Pakaian seragam harian untuk putri adalah rok panjang

     menutupi mata kaki dengan model yang wajar sesuai

     ketentuan, kemeja sesuai dengan ketentuan.

b.  Memakai sepatu kets berwarna hitam polos, kecuali hari

     Jumat tidak diharuskan  warna hitam.

     Kaos kaki berwarna putih polos yang panjangnya di atas

     mata kaki.

     Kaos dalam berwarna putih polos, tidak dibenarkan

     memakai kaos berwarna atau bergambar, kecuali pakaian

     olah raga atau pakaian kegiatan yang ditentukan sekolah.

     Ikat pinggang berwarna hitam polos, yang sudah

     ditentukan sekolah.

     Memakai kelengkapan/atribut seperti topi, dasi, badge

     OSIS, pada hari-hari yang ditentukan oleh sekolah.

c.  Cara berpakaian yang rapi, kemeja/blus dimasukkan

     kedalam celana/rok dan terkancing dengan baik,

     memakai ikat pinggang serta pakaian yang rapih dan

     bersih.

d.  Ketentuan pemakaian seragam sekolah adalah sebagai

     berikut :

1)    Hari Senin, pakaian putih-putih, lengkap dengan topi, dasi dan kelengkapan yang lain.

2)   Hari Selasa, pakaian putih biru lengkap dengan dasi dan ikat pinggang hitam.

3)  Hari Rabu, untuk kelas 7 (tujuh) dan kelas 8 (delapan) pakaian seragam Pramuka lengkap dengan atributnya, sepatu dan kaos kaki sesuai dengan ketentuan. Bagi kelas 8 dan kelas 9 pakaian putih biru seperti pada hari Selasa.

4)     Hari Kamis, memakai baju batik dengan bawahan putih.

5)  Hari Jumat, busana  muslim, sesuai dengan ketentuan sekolah bagi yang beragama lain menyesuaikan.

6)  Pada saat kegiatan olah raga harus memakai pakaian seragam olah raga dan pada saat mengikuti kegiatan ekskul memakai pakaian yang telah ditentukan sekolah.

e.    Penampilan siswa harus rapi, bersih, sopan, dan kuku tidak panjang dan tidak dicat. Bagi siswa putra, rambut dipotong pendek rapi.

 6.      Melaksanakan kegiatan pembelajaran yang telah ditentukan sekolah dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

a.     Bel masuk jam pelajaran pukul 06.30 WIB, siswa sudah hadir di sekolah 5 menit  sebelum jam pelajaran pertama dan tidak terlambat.

b.     Bagi siswa yang terlambat, wajib melapor kepada guru piket dan akan dikenakan sanksi sesuai dengan waktu keterlambatan. Bagi yang sering  terlambat akan mendapatkan sanksi sesuai dengan ketentuan sekolah berupa bobot poin pelanggaran.

c.  Bagi siswa yang berhalangan hadir harus ada pemberitahuan resmi dari orang tua kepada guru piket/tata usaha pada hari itu juga, baik datang langsung ke sekolah atau melalui telepon.

d.      Setiap siswa harus membawa kelengkapan belajar

      seperti alat tulis, penggaris, busur, jangka, penghapus, serta buku tulis dan buku penunjang yang sesuai dengan jadwal mata pelajaran . Tas yang dipakai harus rapi, bersih, dan tidak ada coretan baik gambar atau tulisan.

e.    Siswa wajib mengerjakan pekerjaan rumah atau tugas yang diberikan oleh guru dengan penuh tanggung jawab.

f.    Setiap hari Senin dan hari Peringatan Nasional, siswa wajib mengkuti upacara bendera dengan tertib, disiplin dan teratur.

g.   Regu piket setiap kelas bertanggung jawab terhadap kebersihan, kerapian, dan keindahan lingkungan kelasnya sampai jam pelajaran berakhir.

 

D.   LARANGAN

Selama masih menjadi siswa SMP Negeri 13 Jakarta secara sah, maka mempunyai larangan sebagai berikut :

1.   Dilarang meninggalkan ruang kelas selama kegiatan belajar

      mengajar berlangsung. Termasuk pada saat pergantian jam

      pelajaran, kecuali telah diizinkan oleh guru yang mengajar.

2.     Dilarang berambut panjang/gondrong bagi siswa pria.

3.   Dilarang mewarnai rambut, berkuku panjang, mengecat kuku,

      bertato, serta mengenakan perhiasan yang berlebihan.

4.     Dilarang membawa hand phone berfasilitas multi media.

5.   Dilarang keras membawa benda atau alat-alat yang tidak ada

      hubungannya dengan kegiatan pembelajaran, seperti: senjata

      tajam, senjata api, buku, majalah, komik, CD, gambar-gambar

      yang berisi atau cerita berbau porno.

6.   Dilarang mengendarai/mengemudikan sendiri kendaraan

      bermotor ke sekolah.

7.      Dilarang keras membawa, menyusupkan, mengedarkan,

      mengkonsumsi rokok, ganja, narkotika, minuman keras serta

      obat-obatan terlarang lainnya.

                8.     Dilarang keras menghasut, membuat gara-gara yang dapat

              menimbulkan perkelahian sesama teman.

                9.      Dilarang keras berbicara kotor/tidak sopan terhadap sesama

              teman.

            10.     Dilarang mendirikan kelompok, klub, yang tidak terkait dengan

              belajar, membuat geng ataupun organisasi di sekolah selain

              OSIS.

             11.    Dilarang melawan/menghina orang tua, kepala sekolah,

              guru, dan karyawan.

             12.     Dilarang keras mencuri/mengambil barang yang bukan

              miliknya.

              13.   Dilarang membawa teman luar sekolah ke dalam lingkungan

              sekolah.

              14.   Dilarang menerima tamu tanpa seizin guru piket.

              15.   Dilarang membuang sampah sembarangan.

              16.   Dilarang mencoret-coret pakaian, tas, topi, meja, dinding

              kelas, sarana dan prasarana sekolah.

              17.    Dilarang meninggalkan buku-buku mata pelajaran di laci

              meja dan di lingkungan sekolah.

 

E.           SANKSI-SANKSI

1.    Setiap pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai dengan bobot pelanggarannya (bobot poin pelanggaran terlampir).

2.            Catatan:

a.      Bagi siswa yang bobot point pelanggaran mencapai 25 s.d. 50, dilakukan pemanggilan orang tua.

b.      Bagi siswa yang bobot point pelanggaran antara 50 s.d. 90 diberi peringatan dan tindakan tegas berupa skorsing dari sekolah.

c.      Bagi siswa yang bobot point pelanggaran lebih dari 100 maka siswa tersebut dikembalikan kepada orang tua/wali.

Urutan sanksi atas pelanggaran terhadap Tata Tertib adalah sebagai berikut:

a.      Teguran.

b.      Penugasan.

c.      Pemanggilan terhadap orang tua.

d.      Skorsing.

e.      Dikembalikan kepada orang tua.

 

F.    PENUTUP

Demikianlah Tata Tertib ini dibuat untuk dilaksanakan dengan sungguh-sungguh demi terwujudnya sekolah yang berdisiplin dan dapat dibanggakan.

Segala sesuatu yang belum tercantum dalam Tata Tertib ini akan diatur/ditentukan kemudian.

     

Mengetahui :Jakarta, 4 Juli 2011

   Ketua Komite Sekolah                                           Kepala Sekolah

                          

 

 

 

Rudi Susanto, SE., MBA.                                  Drs. Sukirman, M. Pd.

                                                                                  NIP 1957 0228 1982 03 1004

     

 

                                                                                                                                                Mengetahui

 

 

 

 

 

Catatan:

1.       Simpanlah Tata Tertib ini di ruang belajarmu, dan letakkan di tempat yang mudah kamu baca.

2.       Jadilah pelajar yang baik dan berdisiplin tinggi.

                                                                                   

 

   

Twitter Alumni 13  

   

Calender  

August 2013
SMTWTFS
123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
   

Time Zone Clock  

   
© Developed by Intan